Prevalensi Post-Partum Blues pada Hari Kedua Pasca Persalinan di RSU’AISYIYAH Klaten

  • Wulandari Nur Fatimah Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Klaten
  • Chori Elsera Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Klaten
  • Devi Permata Sari Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Klaten
  • Ratna Agustiningrum Fakultas Kesehatan dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Klaten
Keywords: Post-Partum, Post-Partum Blues, Post-Partum Mother

Abstract

Postpartum blues merupakan kondisi suasana hati yang muncul akibat penyesuaian diri terhadap persalinan, yang muncul antara hari pertama hingga keempat belas pasca persalinan, dan mencapai puncaknya pada hari ketiga hingga kelima. Gejala dari post partum blues meliputi perasaan khawatir berlebih, sedih, gangguan tidur, merasa tidak berguna maupun hilangnya nafsu makan. Ibu dan keluarga umumnya tidak menyadari gangguan tersebut dan tidak dilaporkan sehingga tidak terdiagnosa serta tidak mendapat perhatian dari petugas kesehatan. Pada akhirnya, hal ini menimbulkan tantangan signifikan yang dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih parah, khususnya depresi post partum dan psikosis post partum. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan karakteristik postpartum blues pada ibu nifas di RSU Aisyiyah Klaten. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan ukuran sampel 64 orang, terdiri dari post partum spontan dan sectio caessarea (SC), dengan menggunakan teknik pengambilan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden antara lain usia responden yaitu diantara 20-35 tahun sebanyak 90.6%, responden yang tidak bekerja mayoritas sebanyak 71.9%, paritas mayoritas yaitu multipara (>1 kali) sebanyak 51.6%, status kehamilan responden mayoritas direncanakan sebanyak 60.9%, dukungan suami mayoritas menemani saat persalinan sebanyak 92.2%, aktivitas olahraga responden mayoritas kadang-kadang sebanyak 70.3%, dan jenis persalinan mayoritas Sectio Caessarrea (SC) sebanyak 76.6%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSU’Aisyiyah Klaten tentang Prevalensi Post Partum Blues Pada Hari Kedua Pasca Persalinan terdapat  3.1 % yang mengalami risiko depresi post partum dan sebagian dalam pada tingkat normal sebanyak 96.9%.

Published
2025-12-06
Section
Articles